Komisi III: Kesiapan Transportasi Nataru di Maluku Belum Maksimal
Ketua Komisi III DPRD Provinsi Maluku, Alhidayat Wajo.
MERINDUDPRD.COM, AMBON - Kesiapan terkait pengamanan dan pelayanan transportasi pada musim Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Provinsi Maluku belum maksimal.
Hal ini disampaikan Komisi III DPRD Provinsi Maluku, setelah menerima berbagai keluhan dari masyarakat terkait berbagai aspek, mulai dari keamanan perjalanan hingga kualitas pelayanan bagi penumpang.
Ketua Komisi III DPRD Provinsi Maluku, Alhidayat Wajo mengatakan, meskipun pihak terkait telah melakukan berbagai upaya persiapan sebelum musim liburan tiba, pelaksanaan di lapangan masih menunjukkan beberapa kekurangan.
“Kita tidak bisa menyatakan bahwa persiapan sudah sempurna. Beberapa langkah strategis memang telah direncanakan dan dilaksanakan, namun pelaksanaannya belum berjalan sesuai harapan. Inilah yang menjadi perhatian utama dan terus dikeluhkan oleh warga masyarakat,” ujar Alhidayat kepada wartawan, Rumah Rakyat Karang Panjang Ambon, Rabu (7/1/2026).
Untuk mengetahui kondisi secara langsung, kata Wajo, anggota Komisi III DPRD Maluku telah melakukan kunjungan lapangan beberapa waktu lalu, sebagai tindak lanjut atas keluhan yang masuk.
Dari hasil pantauan tersebut, sebagian masalah memang telah mendapatkan tanggapan dan penanganan, namun masih ada sejumlah poin yang perlu diperbaiki.
“Tim kami sudah melakukan peninjauan langsung di lokasi. Ada beberapa hal yang sudah ditangani dengan baik, tetapi kami juga menyadari bahwa masih banyak ruang untuk perbaikan. Oleh karena itu, seluruh aspek akan kami teliti secara mendalam melalui proses evaluasi,” jelasnya.
Selain pengamanan, lanjut Wajo, Komisi III juga fokus pada peningkatan kualitas pelayanan penumpang baik pada saat keberangkatan maupun kedatangan.
Hal ini sangat penting, mengingat data menunjukkan prediksi kenaikan jumlah penumpang selama musim liburan tetap terjadi, sehingga persiapan yang matang menjadi kebutuhan mendesak.
“Kami tekankan, agar semua elemen pelayanan beroperasi dengan maksimal. Baik untuk penumpang yang berangkat keluar daerah maupun yang pulang kembali, fasilitas dan layanan harus siap menjawab kebutuhan mereka. Prediksi peningkatan jumlah penumpang menjadi alasan kuat bagi kita untuk tidak menganggap remeh setiap detail,” katanya.
Untuk mengatasi permasalahan yang ditemukan, maka Komisi III DPRD Provinsi Maluku telah merencanakan evaluasi menyeluruh yang akan dilakukan setelah tanggal 10 Januari mendatang.
Dalam kegiatan evaluasi tersebut, seluruh instansi dan pihak terkait yang menangani arus mudik dan balik Nataru akan diundang, untuk memberikan klarifikasi serta membahas solusi atas kekurangan yang ada.
“Kita akan memanggil semua pihak yang memiliki peran, dalam pengelolaan transportasi musim Nataru. Tujuan utamanya adalah, melakukan evaluasi komprehensif, menyampaikan keluhan masyarakat, dan bersama-sama menyusun langkah-langkah agar masalah serupa tidak terulang di masa depan,” tegas Alhidayat.
Menurutnya, langkah evaluasi ini bukan hanya untuk menyelesaikan permasalahan saat ini, tetapi juga sebagai persiapan awal menghadapi musim mudik Idul Fitri yang akan datang tidak lama lagi.
Komisi III berkomitmen, untuk terus mengawal kepentingan masyarakat dalam hal transportasi dan keamanan perjalanan.
“Kepentingan masyarakat adalah prioritas utama kami. Kami akan terus mengawasi dan mendorong perbaikan, agar layanan publik yang berkualitas dapat dinikmati oleh seluruh warga Maluku,” tandas Wajo.
