Komisi III Minta Pemda Antisipasi Lonjakan Penumpang Jelang Nataru
Anggota Komisi III DPRD Provinsi Maluku Amiruddin.
MERINDUDPRD.COM, AMBON - Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Komisi III DPRD Provinsi Maluku meningkatkan tekanan pada pemerintah daerah, untuk memastikan kesiapan total seluruh moda transportasi, meliputi darat, laut, dan udara.
Langkah ini diambil sebagai antisipasi terhadap lonjakan mobilitas masyarakat, yang biasanya terjadi selama periode libur panjang.
Anggota Komisi III DPRD Provinsi Maluku Amiruddin menekankan tentang pentingnya kesiapan armada, dan fasilitas transportasi sebagai kunci utama untuk menjaga kelancaran pelayanan publik.
"Semua perangkat daerah harus bersiap siaga. Armada kapal, layanan transportasi antar kabupaten dan provinsi, termasuk seluruh jalur transportasi darat, laut, dan udara, perlu dioptimalkan. Kita tidak ingin masyarakat mengalami keluhan, akibat keterlambatan penanganan atau masalah transportasi lainnya," tegas Amiruddin kepada wartawan, di Ambon, Kamis (20/11/2025).
Sebelumnya, Komisi III telah menggelar rapat koordinasi intensif dengan Dinas Perhubungan Provinsi Maluku dan PT Pelni (Persero) Cabang Ambon.
Rapat tersebut membahas secara mendalam, berbagai aspek teknis terkait kesiapan transportasi, termasuk pemeliharaan armada, peningkatan frekuensi perjalanan, serta penyiapan personel tambahan.
Amiruddin menyebut, pertemuan lanjutan akan segera dijadwalkan, untuk memastikan seluruh rencana pengamanan transportasi selama periode Nataru berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.
"Menjelang hari-H perayaan Natal dan Tahun Baru, kami akan kembali memanggil seluruh pihak terkait, untuk mengecek secara langsung seluruh proses persiapan di lapangan. Yang terpenting adalah, memastikan tidak ada kendala berarti yang dapat menghambat kelancaran arus penumpang saat puncak liburan," ujarnya.
Selain melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, Amiruddin juga terjun langsung melakukan pengecekan terhadap sejumlah layanan transportasi.
Dari hasil pantauan terakhir, ia menilai bahwa pelayanan penyeberangan Waipirit-Liang saat ini masih berjalan dengan baik, dan belum menunjukkan adanya peningkatan jumlah penumpang yang signifikan.
"Kondisi penyeberangan Waipirit–Liang terpantau cukup baik. Pergerakan penumpang juga masih dalam kondisi normal. Namun, kami tetap meminta pihak terkait untuk terus memantau perkembangan situasi, dan bersiap untuk menghadapi kemungkinan lonjakan penumpang," jelasnya.
Dia berharap, dengan persiapan yang matang dan koordinasi yang baik antara pemerintah daerah, penyedia jasa transportasi, dan pihak terkait lainnya, masyarakat dapat menikmati libur Natal dan Tahun Baru dengan aman, nyaman, dan lancar.
