Rovik Dorong Penanganan Irigasi Petani di Dusun Karanjang

Rudy Sopa Berita 03 September 2026 5 kali Rovik Dorong Penanganan Irigasi Petani di Dusun Karanjang Anggota DPRD Provinsi Maluku, Rovik Akbar Afifudin, saat melakukan reses masa persidangan III tahun 2026, di Dusun Karanjang, Desa Rumah Tiga, Kecamatan Teluk Ambon, Kamis (3/9/2026).

MERINDUDPRD.COM, AMBON - Anggota DPRD Provinsi Maluku, Rovik Akbar Afifudin mendorong pemerintah, untuk segera mencari solusi atas persoalan irigasi yang dihadapi petani, di Dusun Karanjang, Desa Rumah Tiga, Kecamatan Teluk Ambon. 

"Ketersediaan air menjadi salah satu kebutuhan utama yang harus dijamin, untuk menjaga keberlangsungan aktivitas pertanian masyarakat," tegas Rovik,  saat melakukan reses masa persidangan III tahun 2026, di Dusun Karanjang, Desa Rumah Tiga, Kecamatan Teluk Ambon, Kamis (3/9/2026). 

Dalam pertemuan bersama petani, mereka mengeluhkan berkurangnya pasokan air untuk kebutuhan irigasi. Kondisi tersebut semakin dirasakan, ketika cuaca ekstrem dan kekeringan melanda wilayah tersebut.

Rovik menilai, persoalan air irigasi tidak bisa dibiarkan, karena secara langsung berkaitan dengan keberlangsungan usaha pertanian masyarakat.

Untuk itu, ia menyatakan akan menindaklanjuti kebutuhan petani, melalui kewenangannya sebagai anggota DPRD Provinsi Maluku, termasuk melihat peluang intervensi anggaran melalui Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD.

Selain mendengarkan keluhan, Rovik juga memberikan bantuan bibit tanaman kepada masyarakat, sebagai dukungan terhadap aktivitas pertanian.

“Kondisi ekonomi nasional saat ini memang memicu efisiensi anggaran, di banyak daerah. Namun, program yang diserap sebelumnya sudah mulai dirasakan manfaatnya. Kehadiran saya hari ini adalah, untuk melaporkan apa yang telah dikerjakan, sekaligus mendengar langsung apa yang masih menjadi kebutuhan masyarakat,” ungkap Rovik.

Ia mengatakan, aspirasi masyarakat harus menjadi bahan evaluasi, untuk menentukan program berikutnya.

Menurutnya, keterbatasan anggaran tidak boleh membuat kebutuhan masyarakat di sektor produktif diabaikan.

"Keberlanjutan pertanian penting, karena menyangkut pendapatan, dan ketahanan ekonomi masyarakat di tingkat desa," tegas Rovik

Ia pun berkomitmen, untuk mengawal persoalan air irigasi, agar dapat dicarikan solusi bersama pemerintah, sesuai kewenangan masing-masing.


Berikan Komentar
Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin