Taborat Ajak Warga Kormomolin Cegah Kebakaran Hutan di Musim Kemarau
Anggota DPRD Provinsi Maluku, Andreas JW Taborat, saat bertemu masyarakat Desa Alusi Kelaan, Alusi Bukjalim dan Alusi Tamrian, dalam agenda Reses Masa Persidangan III Tahun 2026, Selasa (1/9/2026).
MERINDUDPRD.COM, AMBON - Anggota DPRD Provinsi Maluku, Andreas JW Taborat mengajak masyarakat Kecamatan Kormomolin, Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT), berperan aktif mencegah kebakaran hutan dan lahan, yang berpotensi terjadi akibat kondisi cuaca kering.
Pesan tersebut disampaikan Taborat, ketika bertemu masyarakat Desa Alusi Kelaan, Alusi Bukjalim dan Alusi Tamrian, dalam agenda Reses Masa Persidangan III Tahun 2026, Selasa (1/9/2026).
Taborat meminta, masyarakat yang membersihkan lahan perkebunan menggunakan api, agar memastikan pembakaran benar-benar terkendali.
Menurutnya, api yang digunakan untuk membersihkan kebun berpotensi merembet ke kawasan hutan, apabila tidak diawasi dengan baik.
“Di musim kemarau ini saya berharap, ada perhatian dari bapak ibu semua, untuk menjaga agar hutan jangan sampai terbakar, apalagi musim pameri kebun baru,” ajaknya.
Ia meminta masyarakat tidak meninggalkan api begitu saja, setelah proses pembakaran lahan selesai.
“Setelah dibersihkan kebun, diharapkan agar menjaga dengan baik sejak membakar, agar tak melebar hingga ke hutan,” katanya.
Selain persoalan kebakaran, Taborat mengajak masyarakat tidak menebang pohon secara sembarangan, terutama pohon yang masih berada di kawasan perkebunan.
Menurutnya, keberadaan pohon memiliki peran penting, dalam menjaga kondisi lingkungan dan ketersediaan air.
“Pohon yang ada di dalam kebun juga jangan ditebang tetapi dipelihara. Karena pohon berguna, saat musim panas dan bisa menjaga kestabilan debit air. Namun jika ditebang, maka debit air kurang dan masyarakat yang susah,” ujarnya.
Ia berharap, kesadaran masyarakat menjaga lingkungan dapat menjadi bagian dari upaya menghadapi dampak musim kemarau.
Taborat menilai menjaga hutan bukan hanya kepentingan pemerintah, tetapi menjadi tanggung jawab bersama masyarakat, karena berkaitan langsung dengan ketersediaan sumber air, dan keberlangsungan kehidupan warga.
Berikan Komentar
